Puluhan orang tua siswa di Kelurahan Karang Harapan, mengancam akan menutup akses jalan menuju SMP Negeri 8. Karena kecewa anak mereka tidak diterima di sekolah tersebut.
Puluhan anak lulusan sekolah dasar di Karang Harapan, kebingungan. Pasalnya, sudah 2 minggu tahun ajaran baru dimulai, tapi mereka belum juga mendapatkan tempat untuk sekolah.
Tidak hanya siswa, para orang tua juga panik dengan kondisi anak mereka. Upaya negosiasi yang terus ditempuh dengan pihak Dinas Pendidikan (Disdik), hingga kini belum membuahkan hasil. Disdik hanya menyarankan agar anak-anak tersebut mendaftar di sekolah swasta.
Sementara itu, pihak orang tua menolak mendaftarkan anaknya ke sekolah swasta. Dengan alasan tidak memiliki biaya cukup, ditambah lagi dengan jauhnya lokasi yang harus ditempuh.
Jika tuntutan para orang tua tersebut tidak dipenuhi, mereka mengancam akan menutup akses jalan menuju SMP Negeri 8.
Senada dengan orang tua siswa, Ketua Komite Sekolah, Lorensius Lado mengaku telah berupaya maksimal berkoordinasi dengan pihak sekolah. Namun tidak ada jawaban yang memuaskan. Sehingga orang tua terpaksa menempuh cara lain dengan menutup akses jalan. (Jumadi)
|