|
Wacana Kenaikan Tarif Listrik |
|
|
|
|
Written by Iqra Azza
|
|
Tuesday, 19 August 2008 |
Imbas dari kenaikan BBM beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota kini sedang mewacanakan kenaikan tarif listrik di Tarakan. Wacana kenaikan tarif listrik tersebut, disampaikan langsung Walikota dr. Jusuf SK, kepada wartawan Selasa (19/08) pagi.
Kebijakan menaikkan BBM oleh Pemerintah Pusat sejak Mei lalu, terus saja berdampak pada sejumlah sektor. Salah satunya sektor kelistrikan. PLN Tarakan misalnya. Saat ini operasionalnya masih tergantung pada solar. Karena belum semua mesinnya menggunakan bahan bakar gas. Penggunaan solar menyebabkan biaya operasional membengkak. Apalagi harga BBM industri saat ini jauh lebih tinggi, karena tidak disubsidi oleh pemerintah.
Situasi inilah yang mendorong PLN dan Pemerintah Kota, untuk mewacanakan kenaikan tarif dasar listrik. Dari Rp. 750 per kwh, menjadi sekitar Rp. 1.200 per kwh. Walikota Tarakan, dr. Jusuf SK mengatakan bahwa dampak dari kenaikan BBM, sebenarnya kini telah dirasakan oleh masyarakat. Salah satunya adalah pemadaman listrik bergilir. Karena PLN lebih memilih menghemat bahan bakar, dari pada terus merugi.
Sementara itu, opsi pembangunan power plant baru dalam waktu dekat dinilai walikota sudah terlambat. Karena proyek tersebut membutuhkan waktu paling cepat 2 tahun.
(Jumadi) |