Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Tingkat Propinsi Kaltim, Selasa (26/08) pagi, Dinas Pendidikan Tarakan, menggelar seleksi atlet yang akan diturunkan. Seleksi atlet berlangsung selama 2 hari dengan melibatkan 9 cabang olahraga.
Seleksi atlet kontingen Popprov Tarakan, serentak dilaksanakan mulai Senin (25/08) pagi. Atlet yang akan mengikuti seleksi, antara lain dari atletik, bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, voli, basket, pencak silat, sepak takraw dan sepak bola.
Untuk cabor atletik, seleksi diikuti 50 atlet yang berasal dari pelajar SLTP dan SLTA di Tarakan. Dari 50 atlet ini hanya diambil 4 atlet putra dan putri. Mereka akan diturunkan di empat nomor pertandingan, diantaranya lari, lompat, lempar dan tolak.
Seleksi cabor atletik, banyak diikuti atlet lama yang pernah mempersembahkan medali bagi Tarakan. Seperti Aguslia, Orsan, Nanang dan Andriani dari nomor lari.
Sedangkan di cabor sepak takraw, seleksi diikuti 16 pemain hasil penjaringan dari setiap sekolah. Dari 16 pemain ini, hanya diambil 5 pemain inti.
Menurut pelatih sepak takraw Popprov Tarakan, Abdul Malik, seleksi cabor sepak takraw banyak diikuti pemain-pemain baru. Ini bertujuan untuk menjalankan program pembinaan di Pengkot PSTI.
Abdul Malik juga berharap, Pengkot PSTI dapat melengkapi sarana dan prasarana latihan, agar kedepannya Tarakan tidak kehabisan stok pemain sepak takraw muda.
Sementara itu, 24 pemain putra dan 20 pemain putri mengikuti seleksi di cabor voli. Dari hasil seleksi, akan diambil 9 pemain putra dan putri terbaik. Dalam seleksi, beberapa materi diajarkan. Antara lain fisik, teknik dan mental bertanding.
Menurut panitia seleksi, sebelum tanding di Popporv ke-10, atlet akan mengikuti TC selama 10 hari. Popporv ke-10 sendiri berlangsung mulai 19 hingga 25 Oktober di Tanjung Selor Kabupaten Bulungan. (Slamet Pratama) |