getreel.jpg
Menu Utama
Home
Profil
Berita
Hubungi Kami
Buku Tamu
Links
Gallery Foto
Lowongan Kerja
Statistics
Visitors: 280999
Login Form





Lost Password?
Home arrow Berita arrow Politik arrow Pengumuman Harta Kekayaan Calon Kepala Daerah
Pengumuman Harta Kekayaan Calon Kepala Daerah PDF Print E-mail
Written by Iqra Azza   
Tuesday, 23 September 2008

Senin (22/09) petang, KPUd Tarakan resmi mengumumkan harta kekayaan para calon walikota dan wakil walikota Tarakan. Dalam pengumuman tersebut, Samson Djakaria menempati urutan pertama terkaya, dan Agus Wahono sebagai calon termiskin, sesuai hasil audit KPK.


Pengumuman harta kekayaan penyelenggara negara atau LHKPN para calon walikota dan wakil walikota Tarakan ini, berlangsung di Ruang Serba Guna Balaikota.


Dalam laporan yang diumumkan oleh Ketua Bidang Hukum KPUd Tarakan, Syafrudin SH tersebut, hampir semua calon telah selesai diaudit oleh KPK, kecuali H Jumain yang LHKPNnya belum selesai diaudit, sehingga belum bisa diumumkan.


Dari pengumuman tersebut, calon walikota dengan harta kekayaan terbanyak adalah Samson Djakaria, sebesar Rp. 34 miliar lebih, serta harta dalam bentuk dolar sebesar US$ 2,5 juta.


Sementara urutan kedua ditempati H. Anang Dahlan Jauhari, dengan harta sebesar 4 miliar lebih, ditambah harta dalam bentuk dollar sebesar US$ 9,3 juta.


Di urutan ketiga adalah H. Andi Lolo, dengan kekayaan Rp. 2 miliar lebih.


H. Udin Hianggio menempati urutan kelima dengan kekayaan 1 miliar lebih, serta harta dalam bentuk dollar sebesar US$ 3000.


Sedangkan calon walikota dengan kekayaan paling sedikit adalah Ibrahim M.AP, dengan total harta sebesar Rp. 1 miliar lebih.


Sedangkan harta kekayaan calon wakil walikota, urutan pertama dipegang oleh H. Zainal Arrifin dengan jumlah kekayaan sebesar Rp. 2 miliar 500 juta.


Urutan kedua dipegang oleh H Rahmad Majid dengan jumlah kekayaan sebesar Rp. 800 juta lebih, urutan ketiga yakni Suhardjo dengan jumlah kekayaan sebesar Rp. 700 lebih. Serta urutan keempat adalah Agus Wahono dengan kekayaan sebesar Rp. 100 juta lebih. Sementara kekayaan Jumain, hingga kini belum bisa diketahui karena masih dalam proses audit KPK. (Jumadi)


 
< Prev   Next >