Walikota dr. Jusuf SK mengimbau karyawan perbankan di Tarakan untuk membayarkan zakatnya di wilayah operasi setempat. Karena selama ini, pembayaran zakat karyawan bank masih tersentral di pusat. Sehingga dengan tambahan pemasukan dari dunia perbankan, Badan Amil Zakat di daerah akan semakin kuat.
Pengumpulan zakat oleh BAZ kota Tarakan saat ini dinilai belum maksimal. Karenanya, Walikota dr Jusuf SK terus menyosialisasikan penyaluran zakat ke masyarakat. Diantaranya kepada Pegawai Negeri Sipil dan karyawan perbankan.
Rabu (23/09) siang, walikota memberikan sosialisasi penyaluran zakat kepada 9 kepala kantor bank di Tarakan. Dalam sosialisasinya, walikota mengimbau agar karyawan bank menyetorkan dana zakatnya ke lembaga zakat di daerah. Selama ini, dana zakat karyawan bank tersebut umumnya dilakukan terpusat.
Jusuf SK sangat menyayangkan pendapatan BAZ, yang saat ini masih minim. Jumlah penduduk kota Tarakan yang mencapai 150.000 jiwa, 90 persennya adalah muslim. Namun dana zakat yang terkumpul masih sangat rendah.
Tahun 2007 lalu, pendapatan BAZ Tarakan berkisar sekitar Rp. 600 juta. Jumlah tersebut dinilai masih jauh dari yang seharusnya bisa terkumpul yakni sebesar Rp. 1,5 miliar.(Jumadi)
|