Hari pertama masa kampanye Pilwali Tarakan, 5 pasangan calon walikota dan wakil walikota menyampaikan visi dan misi serta program pembangunan yang akan dilakukan di Tarakan. Visi misi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Tarakan.
Pasangan calon yang pertama kali tampil adalah pasangan Andi Lolo dan Zainal Arifin. Dalam visinya, pasangan ini ingin mewujudkan Tarakan sebagai kota pendidikan, kesehatan, perdagangan jasa. Sedangkan misinya, adalah mewujudkan sumber daya manusia berkualitas.
Secara berurutan, pasangan calon nomor urut 2, Samson Djakria dan Rakhmat Majid Gani menyampaikan visi dan misinya. Pasangan ini memaparkan visi terwujudnya Good governance di Tarakan. Sedangkan misi yang diusung, adalah gerakan pembangunan industri mandiri atau gerbang iman.
Pasangan nomor urut 3, Udin Hinggio dan Suhardjo Trianto memaparkan visi mereka mewujudkan kota Tarakan menjadi puast perdagangan jasa, serta pusat pendidiakan yang handal dan sejahtera. Misi yang diusung adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengembangkan pelayanan umum.
Kemudian pasangan nomor urut 4, Ibrahim dan Agus Wahono menyampaikan visinya yakni terwujudnya masyarakat yang edukatif, agamis dan modern. Sedangkan misi yang diusung mewujudkan Tarakan menjadi pusat pelayanan publik, perdagangan jasa, pusat pendidikan, perikanan dan kelautan, serta menjadikan Tarakan sebagai kota modern.
Sedangkan visi pasangan nomor urut 5, Anang Dachlan Djauhari dan Jumain, adalah terwujudnya kota Tarakan sebagai kota perdagangan modern, jasa dan agro industri. Misi yang diusung antara lain penyedian dan peningkatan kehidupan ekonomi, pertanian, pariwisata, budaya, serta pendidikan.
Dalam menyampaikan visi dan misi serta progam pembangunan, masing-masing calon diberikan kesempatan sekitar 25 menit. Saat berlangsungnya acara, teriakan dukungan dari massa kerap menyebabkan pimpinan rapat harus memberikan peringatan.
(Satria Romadhoni & Ibramsyah)
|