Pasca lebaran, penyakit demam dan panas mulai menyerang masyarakat. Hingga Selasa (08/10) ini, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Tarakan tercatat telah merawat 75 pasien penderita panas.
Pasca lebaran, penyakit panas mulai merebak di masyarakat. Data IGD RSUD Tarakan hingga kini telah merawat 75 pasien. Pasien tidak hanya anak-anak, tetapi juga dewasa.
Menurut dokter jaga IGD, Indah Surya Wahyu, banyaknya penderita panas ini disebabkan perubahan cuaca. Serta didukung kondisi tubuh yang kurang sehat.
Sementara itu, tidak hanya penyakit febris yang menyerang warga, tetapi juga diare. Hingga sekarang, sudah 33 pasien diare yang dirawat di IGD.
Umumnya, diare disebabkan konsumsi makanan yang berlebihan selama lebaran, dan kurangnya menjaga kebersihan.
Selain panas dan diare, pasien yang dirawat selama pasca lebaran adalah akibat luka robek. Jumlah pasien untuk kasus satu ini mencapai 21 orang.
Sementara itu, pasca lebaran hingga kini, ruang IGD RSUD telah merawat 496 pasien. Setiap harinya, rata-rata pasien yang masuk mencapai 80 orang. Khusus hari kedua lebaran, pasien yang dirawat hingga 104 orang. Jumlah ini jauh meningkat dibanding hari biasa. (Slamet Pratama)
|