Seteru antara Partai Damai Sejahtera (PDS) dengan Partai Golkar di DPRD, makin meruncing. PDS berencana membawa masalah ini ke Pengadilan Negeri Tata Usaha Negara atau PTUN. Terkait perubahan fraksi Golkar Sejahtera di DPRD Tarakan.
PDS tampaknya belum menerima sepenuhnya keputusan Golkar terkait perubahan komposisi partai di fraksi Golkar Sejahtera.
menurut Ketua DPC PDS Tarakan, Elman Hutahuruk, hingga kini pihaknya belum mengetahui jelas alasan Golkar mengeluarkan PDS dari fraksi Golkar Sejahtera. Karenanya, PDS akan mem-PTUN-kan masalah ini karena keputusan Golkar tersebut dinilai tidak mengacu tata tertib DPRD.
Sementara itu, menyikapi rencana PDS mem-PTUN-kan Golkar, Ketua Fraksi Golkar, Hj. Yetti Subagio menyatakan pihaknya tidak keberatan. Karena keputusan yang diambil telah sesuai dengan mekanisme dan prosedur perubahan fraksi.
Ketua Fraksi Golkar, HJ. Yetti Subagio menambahkan alasan Golkar mengeluarkan PDS dari fraksi Golkar Sejahtera karena Golkar ingin menjadi fraksi Mandiri tanpa ada partai lain di dalamnya. Selain selama ini, antara PDS dan Golkar selalu berbeda tujuan.
|