|
Written by Iqra Azza
|
|
Wednesday, 12 December 2007 |
|
Memasuki minggu kedua bulan Desember , tercatat ada 13 kasus demam berdarah yang ditangani oleh RSUD Tarakan . angka ini menunjukkan adanya trend penurunan jumlah kasus DBD, setelah sempat meningkat november lalu .
Berdasarkan pantauan Tarakan TV di ruang Melati RSUD Tarakan, hingga kini belum ada penderita DBD yang dirawat. Hanya terdapat satu pasien bernama Mochammad Rifky Fahrezi, bocah 3 tahun yang dicurigai menderita DBD. Rifky sendiri merupakan warga pulau Bunyu, dan baru sehari dirawat.
Sedangkan seorang penderita DBD lainnya, adalah Wiladtun, balita berusia 9 bulan. Wiladtun sebelumnya telah menjalani perawatan di ruang ICU selama 3 hari. Namun kini kondisinya mulai membaik, dan telah dipulangkan ke rumah.
Menurut keterangan petugas ruangan Melati, tidak adanya pasien DBD, menunjukkan gejala mulai menurunnya kasus DBD di bulan Desember. Padahal bulan lalu sempat ditemukan 23 kasus, dengan 3 diantaranya kritis, sedangkan 1 pasien lainnya meninggal dunia.
(Ronny Meranda & Ibramsyah)
|