|
Banyak cara dilakukan warga dalam menyambut tahun baru Islam. Salah satunya dengan tradisi mandi – mandi di sekitar Pelabuhan Tanker Jembatan Besi. Bagaimana jalannya tradisi mandi-mandi ini?
Pukul setengah tujuh pagi, kota Tarakan masih tampak sepi. Apalagi, usai diguyur hujan semalam. Kendati udara masih sangat sejuk, sekelompok warga Jembatan Besi, justru sudah bergegas menuju Pelabuhan Tanker.
Di pelabuhan inilah mereka akan melakukan tradisi mandi–mandi menyambut Tahun Baru Islam. Tua muda, beramai – ramai menceburkan diri ke laut. Cuaca dingin tampaknya tak menyurutkan semangat mereka untuk melakukan ritual tahunan ini.
Tradisi mandi – mandi, sebenarnya sudah dilakukan sejak dulu oleh warga setempat. Mandi – mandi di laut saat Tahun Baru Hijriah, dimaknai warga sebagai bentuk pembersihan diri dan dapat membuang sial. Yang lebih penting lagi, dengan membersihkan diri, manusia akan terhindar dari kesalahan.
Saat matahari semakin tinggi, warga semakin ramai turun ke jembatan. Tidak hanya warga Jembatan Besi, peserta mandi-mandi juga ada yang berasal dari Juwata Laut, dan Selumit.
Tradisi mandi – mandi menyambut Tahun Baru Islam ini menjadi tontonan tersendiri bagi warga sekitar. Saking penasaran, para pengguna jalan rela berhenti sejenak untuk menyaksikan ritual tradisi ini.
|