|
Sabtu (12/01) Pagi, Pertamedika Hospital menggelar pengobatan gratis bagi warga TPA Aki Balak. Aksi peduli ini sebagai wujud bakti sosial kepada warga yang kurang mendapatkan akses pengobatan.
Sejak pukul delapan pagi, warga TPA Aki Balak, sudah berbondong – bondong mendatangi posko pengobatan. Warga mengaku telah lama menunggu pengobatan gratis ini, sejak mendapatkan informasi satu bulan lalu. Tak ayal, target seratus pasien, terlampaui.
Menurut dr. Ristantio, pihak rumah sakit telah melakukan survei jauh – jauh hari, sebelum melakukan pengobatan massal. Lokasi TPA Aki Balak ini dinilai layak dibantu, karena warganya sangat rentan terjangkit penyakit dari timbunan sampah, ditambah tempatnya yang kurang terjangkau akses pengobatan.
Dari kegiatan ini, warga sekitar TPA Aki Balak banyak ditemukan terjangkit penyakit kulit. Ini diduga akibat lingkungan yang terlalu banyak polusi sampah. Selain penyakit kulit, terdapat pula warga yang terkena infeksi saluran pernapasan, nyeri otot, asam lambung, dan tekanan darah tinggi.
Pengobatan gratis hajatan Rumah Sakit Pertamedika, ternyata membawa berkah bagi warga sekitar TPA Aki Balak. Tak terkecuali Cuculina. Sehingga ia rela antre untuk mendapatkan obat gratis.
Cuculina, ibu yang sehari – harinya bekerja di pengomposan sampah TPA Aki Balak ini, sering merasakan nyeri di ulu hati. Tak tanggung – tanggung, saat sedang bekerja, sakit kepala juga datang menghampirinya. Tapi, dengan alasan biaya dan jauhnya akses pengobatan, ia sering sekali membiarkan penyakitnya, dan hanya sesekali datang ke Puskesmas untuk berobat. Alhasil, ibu empat orang anak ini tetap bekerja, meski penyakit datang menyerang.
Bekerja mengolah sampah dari pagi hingga sore hari, membuatnya sangat rentan terserang berbagai penyakit. Inilah yang sangat diresahkan oleh ibu berusia tiga puluh tahun ini.
Kini, Cuculina mengaku senang dengan adanya pengobatan gratis. Dengan begitu, ia dapat berobat tanpa memikirkan biaya yang harus dikeluarkan. Ibu asal Bandung inipun, memenfaatkan momen tersebut dengan berkonsultasi ke dokter, tentang cara menghindari penyakit. (Morten)
|