|
Obat Murah Belum Bisa Bersaing Dengan Obat Paten |
|
|
|
|
Written by Iqra Azza
|
|
Monday, 14 January 2008 |
|
Program Obat Murah yang dikeluarkan pemerintah beberapa waktu lalu, ternyata belum disambut hangat oleh masyarakat Tarakan. Angka penjualan obat seharga seribu rupiah ini, masih kalah dengan obat paten.
Beberapa waktu lalu, obat ini diluncurkan oleh pemerintah melalui Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, untuk membantu masyarakat dalam memperoleh obat murah.
Di Tarakan saat ini tersedia sekitar dua puluh jenis obat murah yang diproduksi oleh PT. Indofarma. Sayang, meski sudah beredar di Tarakan sejak pertengahan 2007 lalu, hingga kini masih sedikit warga yang mau membeli obat murah. Bahkan angka penjualannya masih jauh di bawah penjualan obat paten.
Masih sedikitnya warga yang mau membeli obat murah, diduga karena adanya pendapat bahwa kualitas obat murah kurang baik dibanding obat paten. Padahal secara medis, obat ini tidak kalah berkhasiat di banding obat paten lainnya. Bahkan, kemampuan menyembuhkannya pun tak diragukan lagi. (Icha Kasianah & Ridwan Arif)
|
|
Last Updated ( Tuesday, 26 February 2008 )
|