
Awal Januari ini, jumlah penderita diare yang dirawat di RSUD Tarakan, sudah mencapai 37 pasien. Beberapa pasien bahkan harus dirawat intensif. Sementara itu, kasus demam berdarah, saat ini justru terus menurun.
Baru memasuki pekan kedua tahun 2008, kasus diare sudah banyak terjadi di Tarakan. Di RSUD Tarakan saja, jumlah pasien diare yang dirawat mencapai 37 pasien. Beberapa diantaranya, saat ini masih harus dirawat intensif.
Seperti Akir, balita berusia tiga tahun ini, masih harus menjalani perawatan intensif. Tubuh Akir mengeluarkan cairan yang berlebihan selama satu minggu, hingga menyebabkan kondisinya sangat lemah.
Berbeda dengan Akir. Aisyah balita dua tahun ini, hari Selasa (15/01) sudah diperbolehkan pulang ke rumah, usai menjalani rawat inap inap selama tiga hari.
Banyaknya kasus diare, mengingatkan warga untuk lebih waspada terhadap penyakit satu ini, serta meningkatkan kebersihan lingkungan. Sebelum kasus diare muncul ke permukaan, kasus demam berdarah juga sempat menimbulkan kekhawatiran. Namun di awal 2008 ini, angka kasus DBD sudah jauh menurun.
(Icha Kasianah & Ridwan Arif)
|