|
Pedagang Tahu Campur Terkena Imbas |
|
|
|
|
Written by Iqra Azza
|
|
Thursday, 17 January 2008 |
|
Jika anda penggemar tahu campur jangan terkejut kalau harganya naik akhir–akhir ini. Itu semua akibat melonjaknya harga kedelai. Agar tetap bisa berjualan, pedagang pun terpaksa menaikan harga sepiring tahu campur.
Beberapa hari belakangan ini, pedagang tahu campur pasti kebingungan. Yah, mereka terkena imbas akibat melonjaknya harga kedelai. Agar bisa tetap berjualan, para pedagang meutuskan menaikkan harga dagangannya. Dari Rp 5000 menjadi Rp. 6000.
Salah satu pedagang tahu campur adalah Tarso. Ia sudah menaikan harga sejak 2 minggu lalu.
Tarso, yang biasanya berjualan di Kampung Bugis , juga mengurangi jumlah tahu dalam setiap porsi. Jika dulu tahunya besar dan banyak, kini lebih kecil dan sedikit. Apalagi harga kebutuhan lainnya juga melonjak.
Kendati harga tahu campur telah naik, tidak membuat Tarso kehilangan pelanggan. Sebab, para penikmat tahu campur itu menyadari, kenaikan harga tahu bukan semata keinginan pedagang. Tapi akibat melonjaknya harga kedelai.
(Morten & Heru)
|
|
Last Updated ( Saturday, 19 January 2008 )
|