Menu Utama
Home
Profil
Berita
Hubungi Kami
Buku Tamu
Links
Gallery Foto
Lowongan Kerja
Statistics
Visitors: 301188
Chat with crew TTV

             Div.Teknik

             Div.IT    

             Div.Transmiter

             Div.News

             Div.Adm

             Div.Program

Login Form





Lost Password?
Home
Produsen Tahu Dan Tempe Coba Bertahan PDF Print E-mail
Written by Iqra Azza   
Saturday, 26 January 2008

Produsen tahu dan tempe di Tarakan, mencoba terus bertahan hidup, meski harga kedelai hingga kini tetap mahal. Untuk 1 kilogram kedelai, kini dijual dengan harga antara Rp. 8000 hingga Rp. 9.000.

Kenaikan harga kedelai, diakui memang banyak memberikan pukulan telak bagi produsen tahu dan tempe. Meski demikian, belum ada satupun produsen tahu dan tempe di Tarakan yang gulung tikar. Padahal kondisi semacam ini, tentu saja membuat pendapatan mereka menurun. Bahkan, sejak melejitnya harga kedelai, produsen tahu dan tempe tak jarang harus menanggung rugi.

Untuk tetap bertahan produksi, produsen tahu dan tempe menyiasati kenaikan harga kedelai, dengan cara mengecilkan ukuran dan menaikkan harga.

Pemerintah sendiri telah berupaya untuk menstabilkan harga kedelai, yakni dengan jalan menurunkan bea masuk impor kedelai hingga nol persen.

Sementara itu, harga tahu di sejumlah pasar Tarakan, dijual dengan harga Rp 1.500 dan Rp 3.000 per bungkus. Sedangkan tahu, dijual seharga Rp 2.000 dan Rp. 3.000 per bungkus. (Satria Romadhoni & Ibramsyah)

 
< Prev   Next >