|
Penyediaan benih udang atau benur di Tarakan, ternyata masih tergantung dari Surabaya. Karena, ditinjau dari segi kualitas, benur Surabaya memang lebih bagus dibanding benur lokal.
Benur yang selama ini dibeli petambak, moyoritas berasal dari kota pahlawan, Surabaya. Kebutuhan benur untuk tambak di Tarakan dan sekitaranya, mencapai 2,5 hingga 3 miliar ekor per tahun.
Sayangnya, semua kebutuhan penyedian benur, 90 persen berasal dari Surabaya. Lokal hanya mampu menyediakan kebutuhan benur 200 hingga 300 juta ekor pertahun.
Bitof misalnya. Tempat usaha penyediaan benur di Karang Anyar pantai ini mengaku sering mendatangkan benur dari Surabaya. Rata – rata 3 juta ekor benur setiap bulan didatangkan, untuk memenuhi penyedian benur bagi petambak.
Dibadingkan benur lokal , benur Surabaya kualitasnya jauh lebih bagus . meski dari sisi harga lebih mahal . untuk benur Surabaya umur 12 hari , dijual seharga 37 rupiah per ekor . sedangkan benur lokal seharga 20 rupiah per ekor .
Selain kendala masalah kargo pesawat, ancaman lain yang mengganggu usaha penampungan benur, yakni maraknya benur lokal dijual dengan harga benur Surabaya.
Sementara itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Tarakan, telah menyiapkan pembangunan balai benih udang. Sehingga mampu mengurangi ketergantungan penyedian benur dari Surabaya. Karena balai benih udang tersebut, mampu memproduksi benur berkualitas sekitar seratus juta ekor per tahun. (Satria Romadhoni & Ibramsyah)
|