|
Menjelang Pilkada mendatang, BEM Universitas Borneo menggelar dialog publik, dengan tema “Menggagas pemimpin masa depan yang amanah dan humanis”. Di tengah listrik padam, dialog tetap berlangsung hingga akhir.
Dialog publik ini, menghadirkan sejumlah nara sumber, antara lain dari Pemerintah Kota, MUI, Partai Politik, DPRD, Media, dan Organisasi Kemasyarakatan.
Dalam seminar tersebut, sifat dan kepribadian seorang pemimpin, dikupas secara mendalam. Pemimpin dinilai harus bersifat amanah dan humanis. Mengingat kemajuan suatu daerah, tergantung dari pemimpin yang dipilih oleh masyarakat.
Sayang, dialog tidak berjalan mulus, akibat listrik padam. Pendingin ruangan yang tidak berfungsi, sedikit menyita konsentrasi peserta dialog yang kegerahan. Sementara situasi convention hall saat itu, padat dengan peserta.
(Ronny Meranda & Morten)
|