|
Konvensi partai Golkar Kalimantan Timur, berlangsung tak lama lagi. Persaingan antar calon peserta konvensi pun, kini mulai memanas. Lantas, bagaimana peluang Jusuf SK dalam konvensi partai berlambang pohon Beringin tersebut?
Mendapat dukungan dari delapan DPD II partai Golkar se-Kaltim, makin mengisyaratkan dr. Jusuf SK berpeluang besar memenangkan konvensi. Mayoritas DPD II partai Golkar menilai, dr. Jusuf SK adalah figur pemimpin yang berani mendobrak kebijakan, demi kepentingan masyarakat. Karena itu, ia layak masuk bursa calon gubernur dari partai Golkar.
Untuk memuluskan langkah Jusuf SK dalam konvensi, DPD II partai Golkar Tarakan tampaknya telah melakukan upaya komunikasi politik dengan sejumlah DPD II se-Kaltim dan DPP Golkar. Alhasil, dukungan besar pun dialamatkan kepada pencalonan Jusuf SK.
Menurut pengamat politik dari Universitas Borneo, Said Usman Assegaf, peluang Jusuf SK menjadi calon gubernur dari Golkar, cukup kuat dibanding kader – kader Golkar lainnya. Jusuf SK dinilai sebagai sosok figur pemimpin yang relatif bersih. Ia juga mampu menunjukkan keberhasilan besar, selama hampir 10 tahun memimpin kota Tarakan.
Selain Walikota Tarakan dr. Jusuf SK, konvensi partai Golkar Kaltim, dipastikan akan diikuti sejumlah kepala daerah dan tokoh – tokoh ternama. Antara lain, Walikota Bontang Sofyan hasdam, Walikota Samarinda Achmad Amins, Bupati Kutai Timur Awang Faroek, dan PLT Ketua DPD Golkar Kaltim, Sohartono Sutjipto. Bahkan, Bupati non aktif Kutai Kartanegara, Syaukani HR, dikabarkan juga ikut dalam konvensi.
Sementara itu, aturan main yang digunakan dalam konvensi Golkar, komposisi suara Dewan Pimpinan Pusat sebesar 40 persen, DPD provinsi 20 persen, DPD kabupaten-kota 30 persen, serta ormas kepemudaan 10 persen. (Satria Romadhoni & Jumadi)
|