|
Rabu (06/02) malam, umat Katolik di Tarakan merayakan Misa Rabu Abu. Perayaan ini merupakan tanda dimulainya puasa menyambut pesta Paskah, dan sebagai tanda pertaubatan umat.
Perayaan Misa Rabu Abu digelar di Gereja Katolik Maria Imakulata Tarakan. Perayaan ini merupakan tanda dimulainya puasa selama 40 hari. Selama berpuasa, umat Katolik akan berpantangan. Sedangkan puasa itu sendiri, untuk menyambut pesta Paskah , pada 23 Maret mendatang.
Perayaan ini dipimpin langsung oleh Oblat Maria Imakulata, Pastor Antonius Raja Bana. Dalam khotbahnya, Antonius berpesan kepada umat agar malakukan puasa, dan menyisihkan sedikit dana yang biasa dihambur – hamburkan, sebagai wjud pertaubatan.
Dalam perayaan Misa Rabu Abu, para jamaat juga menerima abu pada dahi mereka, sebagai tanda penyesalan dan pertaubatan. Abu tersebut juga mengingatkan mereka, bahwa dari abu akan kembali menjadi abu.
Dengan perayaan ini, diharapkan sebelum melakukan puasa, para jamaat telah menyadari dan mengungkapkan kerendahan diri di hadapan Tuhan. (Morten)
|