|
Situasi politik di tubuh DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, masih adem ayem. Hingga kini, PDI-P belum menetapkan siapa yang bakal diusung dalam Pilkada Walikota mendatang. Meski terdapat kader internal partai, yang siap mencalonkan diri.
Berbeda dengan partai lain. Hingga kini, DPC PDI-P ternyata belum juga menetapkan figur calon Walikota dan Wakil Walikota pada Pilkada mendatang.
Penetapan calon orang nomor satu di kota Tarakan itu, baru akan ditetapkan melalui rapat kerja cabang khusus atau Rakercabsus.
2 nama pengurus internal partai, sempat beredar di kalangan anak buah Megawati Soekarno Putri itu. Yakni Ketua DPC Suhardi, dan Wakilnya, Siswantara. Namun, pencalonan mereka sebatas merebut kursi Wakil Walikota. Sedangkan untuk Walikota, PDI-P tahu diri. Mereka memilih akan mencari figur lain di luar partai yang dianggap tepat menjadi walikota.
Sementara, pasangan calon Anang Dachlan – Jumain, dipastikan telah melamar ke DPC PDI-P. Namun, hingga kini partai berlambang Banteng moncong putih tersebut, belum menentukan sikap. (Satria Romadhoni)
|