|
Pernikahan adalah sesuatu yang sakral. Karena itu, setiap orang pasti menginginkan pernikahannya berkesan. Yah, itulah yang diharapkan Eko Wahyudi. Menjelang acara pernikahannya Minggu (17/02) pagi, Eko diarak menggunakan sepeda ontel menuju ke rumah sang mempelai wanita. Bagaimana serunya pernikahan unik ini?
Eko Wahyudi, diusianya yang ke 30 tahun ia ingin membuat pernikahannya bermakna dan tak terlupakan sepanjang hidupnya. Setelah berpikir panjang, akhirnya Eko memilih diarak menggunakan sepeda ontel.
Perjalanan dimulai dari kediaman Eko, Gunung Lingkas menuju rumah sang calon istri Hasnawiyah di Selumit, tepatnya di belakang Hotel Taufik. Sepanjang perjalanan, Eko duduk di becak gajah, atau yang biasa disebut odong – odong.
Arak – arakan semacam ini merupakan yang pertama kali di kota Tarakan. Selain ingin tampil beda, Eko yang juga anggota Wijaya Ontel Club ingin mempererat tali persaudaraan sesama anggota club.
Semetara itu, Ketua WOC Tarakan, suparno mengatakan bahwa selain ingin melestarikan budaya, dengan berpakaian adat daerah, WOC juga ingin melestarikan keberadaan sepeda ontel.
Selain melayani permintaan anggota, WOC Tarakan juga siap melakukan arak – arakan pernikahan setiap warga Tarakan. Nah, jika anda berminat, silakan anda menghubungi Wijaya Ontel Club, dijamin pernikahan anda pasti berkesan. (Morten)
|