|
Warga Jembatan Besi RT 11, Selasa (26/02) pagi dihebohkan dengan keributan masa. Warga setempat mencurigai, adanya perampok di lingkungan sekitar mereka.
Korban amukan massa berinisial HR, warga Jembatan Besi RT 11, ia menjadi sasaran amukan massa. Setelah dicurigai sebagai perampok tambak, yang selalu meresahkan masyarakat.
HR yang mengetahui praduga warga tersebut, memilih diam di dalam rumah. Naas, rumahnyapun dikepung warga yang berniat menghakiminya. Karena terdesak, akhirnya HR mencoba lari ke luar rumah. Namun, niat hendak menyelamatkan diri, berbalik menjadi amukan masa. Bogem mentahpun, telak diterima HR.
Demi keselamatan nyawa HR, aparat kepolisian segera mengamankkannya. Aparat meminta kepada warga, agar menyerahkan kasus tersebut kepada polisi dan tidak main hakim sendiri.
Tidak hanya warga Jembatan Besi. Para petani tambak, juga tampak berbondong–bondong mendatangi Mako Polres Tarakan. Mereka tetap menuntut, perampok tambak yang meresahkan usaha mereka selama ini dihukum seberat–beratnya.
Sementara itu, kasus dugaan perampok tambak yang dituduhkan kepada HR, masih dalam penyelidikan kepolisan.
|