|
Masyarakat Tetap Waspada DBD |
|
|
|
|
Written by Iqra Azza
|
|
Monday, 10 March 2008 |
|
Demam berdarah terus menjadi momok masyarakat. Hingga Maret, jumlah penderita terus bertambah. Apalagi sejak Tarakan memasuki musim hujan.
Di RSUD Tarakan, demam berdarah menempati penyakit yang paling dominan. Tercatat sejak awal Maret sudah 14 orang menderita DBD.
Dinas Kesehatan melalui bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit atau P2P, hingga saat ini terus memantau perkembangan DBD. Berbagai program telah dilaksanakan. seperti fogging , dan abatesasi. Tapi, DBD tetap sulit dikendalikan.
Upaya Dinkes sepertinya akan sisa - sia jika tidak didukung masyarakat. Karena, penanganan DBD yang paling efektif adalah mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan. (Novian Avisena)
|