|
Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kaltim, baru berlangsung 26 Mei mendatang. Namun masing–masing tim sukses sudah berani mengklaim telah meraih dukungan suara besar. Bahkan hingga lebih dari 50 persen suara.
Persaingan perebutan suara pemilih di Tarakan, makin memanas. Masing – masing tim sukses calon gubernur dan wakil gubernur, sudah berani memproklamirkan diri, telah merebut suara mayoritas.
Tim sukses pasangan Achmad Amins-Hadi Mulyadi misalnya. Lewat mesin politik 6 partai pendukung, serta ribuan relawan dan simpatisannya, Amins-Hadi, optimis meraih kemenangan 60 hingga 65 persen suara di Tarakan .
Optimisme tinggi juga ditunjukkan tim sukses pasangan Jusuf SK-Luther Kombong. Pasangan dari partai Golkar ini, telah mematok perolehan suara di atas 70 persen. Pertimbangannya, pasangan Jusuf SK-Luther Kombong, banyak mendapat dukungan dari kalangan masyarakat bawah.
Berbeda dengan tim sukses Amins-Hadi dan Jusuf-Luther, PDI Perjuangan yang mengusung Nusyirwan Ismail-Heru Bambang, justru hanya berani menargetkan perolehan suara 40 hingga 45 persen, di Tarakan.
Sementara, mendapat dukungan koalisi 14 partai politik, malah tak membuat tim sukses Awang Forek-Farid Wadjdy, berani membuat persentase kemenangan dalam perolehan suara di Tarakan. Namun, tim sukses AFI mengaku mampu memperoleh suara besar di Tarakan.
Saling klaim perolehan suara antar calon ini menunjukkan bahwa Tarakan merupakan daerah pemilihan yang sangat diperhitungkan. Meski jika target mereka dikalkulasi, sebenarnya masih jauh dari angka real di lapangan.
(Satria Romadhoni & Ibramsyah)
|