|
Juara kompetisi sepak bola divisi utama tahun lalu Maddungan Utama atau MU, harus merelakan gelarnya melayang ke Persikar. MU takluk lewat drama adu pinalti hari minggu (30/03) di Stadion Datu adil.
MU yang merupakan juara kompetisi sepak bola divisi utama tahun lalu, harus merelakan gelarnya direbut Persikar setelah menderita kekalah lewat drama adu pinalti.
Persikar dengan mengenakan kostum kebesaran biru – biru, sempat memimpin 1-0 saat pertandingan babak pertama baru berjalan 6 menit. Rustan yang menerima umpan silang Slamet berhasil diselesikan lewat tendangan kaki kanannya. di menit-menit akhir babak pertama, MU memperoleh peluang mencetak gol. sayang tendangan keras Arsad masih mampu ditepis kiper persikar M.Said.
Ramli Geloh yang merubah strategi permainan setelah turun minum, mulai membuahkan hasilnya. Menit ke 67, pendukung MU bersorak. Fitra Ariansyah yang mendapat umpan Ali Asnan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor ini pun bertahan hingga peluit panjang berbunyi dan pertandingan dilanjutkan dengan babak tambahan. Di babak tambahan dua kali lima belas menit, gol dari kedua kesebelasan pun urung tercipta. Skor masih tetap sama 1-1 dan dilanjutkan drama adu pinalti.
Dalam adu pinalti M. Said menjadi pahlawan kemenangan Persikar. Said berhasil menepis tendangan Suiad yang menjadi penendang kedua. Kemenangan persikar ditentukan lewat kaki Rustan. Skor pun berakhir 5-4 untuk kemenangan Persikar. Hasil ini, juga menempatkan Persikar sebagai juara baru divisi utama dan MU sebagai runner up. Sedangkan juara tiga bersama diraih Ader City dan Arbat.(Slamet pratama)
|