Musibah kebakaran terus mengancam Tarakan. Sepanjang tahun ini sudah terjadi 5 kasus kebakaran. Di penghujung bulan april api kembali membara di Jembatan Besi, yang menghanguskan 7 rumah.
Senin (21/4) sekitar pukul 21.30 WITE, warga Jembatan Besi dihebohkan dengan peristiwa kebakaran. Api yang berkobar sangat besar, menghabiskan sekitar 7 rumah warga yang mayoritas terbuat dari kayu.
Menurut keterangan beberapa saksi, kebakaran bermula dari rumah Mandor Saam. Dugaan kuat, api muncul dari lilin yang dipasang di lantai dua. Dari sore, kawasan Jembatan Besi mendapat giliran pemadaman listrik.
Lokasi kejadian yang cukup sulit dijangkau, sempat membuat satuan pemadam kebakaran kewalahan. Selain akses jalan yang sempit, kerumunan warga yang menyaksikan kebakaran, membuat aparat pemadam harus bekerja ekstra keras. Dibantu satu unit tangki air dari Angkatan Laut, api akhirnya dapat dijinakkan dua jam kemudian.
Dari kejadian ini, 2 warga menjadi korban luka-luka, dan satu meninggal dunia. Korban Ansar, mengalami robek di bagian kepala, dan Hafid mengalami luka-luka di kaki, akibat terjatuh saat menyaksikan peristiwa
Sedangkan satu korban meninggal adalah Suswanto Kurniawan (64). Pria paruh baya yang akrab disapa Toke Baco itu, mengalami serangan jantung saat api berkobar. Toke Baco sendiri, sebenarnya baru 3 bulan lalu pulang dari Malaysia pasca menjalani operasi jantung.(Morten)
|