Menu Utama
Home
Profil
Berita
Hubungi Kami
Buku Tamu
Links
Gallery Foto
Lowongan Kerja
Statistics
Visitors: 362267
Chat with crew TTV

             Div.Teknik

             Div.IT    

             Div.Transmiter

             Div.News

             Div.Adm

             Div.Program

Login Form





Lost Password?
Home
Rompak CPO Terhenti di Tarakan PDF Print E-mail
Written by Iqra Azza   
Monday, 23 June 2008

Tim gabungan terdiri dari Badan Koordinasi Keamanan Laut atau Bakorkamla, Lanal Tarakan dan Polres Tarakan, Sabtu (21/06) sore berhasil mengamankan pembajak kapal minyak CPO. Sembilan dari Sebelas tersangka ditangkap saat sedang bersembunyi di salah satu hotel di Tarakan.


Drama penyergapan berlangsung Sabtu sekitar 16.30 Wite, di hotel Asia Sebengkok. Penangkapan tersebut berdasarkan laporan dari Bakorkamla, mengenai buronan perompak yang kabur ke Tarakan. Para perompak itu diduga sebagai pembajak kapal MT. Blue Ocean yang memuat 1.800 metrik ton minyak CPO senilai 15 miliar, saat dalam perjalanan dari Mamuju Sulawesi Barat, menuju Surabaya. Kapal yang dibajak itu kemudian dibawa ke Sandakan Malaysia, dan seluruh dokumen kapal diganti. Warna dan nama kapal juga ikut dirubah.


Saat sedang bersembunyi di Tarakan, aparat keamanan mencium keberadaan mereka yang saat itu menginap di Hotel Asia Sebengkok. Saat digrebek, 9 orang dari 11 orang target operasi berhasil diamankan.


Sementara 2 tersangka lainnya ditangkap di Pelabuhan Tengkayu II, Minggu (22/06) pagi. Keduanya berencana melarikan diri ke Sungai Nyamuk Nunukan, dengan menumpang kapal ikan. Sementara itu, dari 9 tersangka yang diamankan, 5 di antaranya merupakan awak kapal MT. Blue Ocean yang dibajak.


Saat ini, kapal berada di Sandakan Malaysia dalam penahanan Police Marine setempat. Di dalamnya masih terdapat 8 orang ABK lain. Sedangkan seluruh perompak yang ditangkap di Tarakan, Minggu (22/06) sore telah diserahkan ke Pol Air Balikpapan, untuk penyelidikan lebih lanjut.


Sementara pihak kepolisian sendiri, kini masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ABK MT. Blue Ocean juga terlibat dalam kasus ini. (Morten)


 
< Prev   Next >